MANDONG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Desa Mandong. Setelah melalui tahapan presentasi dan seleksi yang ketat, Pemerintah Desa Mandong secara resmi dinyatakan masuk dalam Tiga Besar Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi dan tata kelola desa di Mandong telah diakui kelayakannya di tingkat provinsi.
Sebagai tindak lanjut dari capaian gemilang tersebut, Desa Mandong berkesempatan untuk ditinjau secara langsung (klarifikasi lapangan) oleh tim panitia Lomba Desa Tingkat Provinsi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah. Kunjungan ini bertujuan untuk mencocokkan kesesuaian antara data yang dipresentasikan dengan kondisi nyata di lapangan.
Dalam kunjungannya yang disambut antusias oleh warga dan perangkat desa, tim penilai dari Dispermadesdukcapil meninjau langsung beberapa titik krusial yang menjadi motor penggerak dan pusat inovasi Desa Mandong, di antaranya:
-
Kantor Pemerintah Desa Mandong: Tim penilai meninjau langsung sistem administrasi, transparansi informasi, serta kualitas pelayanan publik berbasis digital yang diberikan kepada warga.
-
BUMDes Mandong Sejahtera: Sebagai pilar ekonomi utama, BUMDes Mandong Sejahtera ditinjau untuk melihat sejauh mana perannya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) serta menyerap tenaga kerja lokal.
Selain pusat layanan dan kelembagaan, tim penilai juga turun langsung untuk melihat denyut ekonomi kerakyatan melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi produk unggulan Desa Mandong:
- UMKM Pembuatan Kerupuk: Peninjauan dilakukan untuk melihat proses produksi hingga pengemasan kerupuk lokal yang tidak hanya menghidupi keluarga perajin, tetapi juga telah menjadi ikon penganan khas desa yang dipasarkan secara luas.
- UMKM Pembuatan Abon Lele: Inovasi pengolahan ikan lele menjadi abon yang bernilai jual dan bernutrisi tinggi ini mendapat perhatian khusus. UMKM ini membuktikan bahwa kreativitas warga mampu memaksimalkan potensi perikanan darat menjadi produk tahan lama yang bernilai ekonomis tinggi.
Kunjungan lapangan ini bukan sekadar tahapan penilaian, tetapi juga menjadi momentum pembuktian bahwa kemajuan Desa Mandong benar-benar dirasakan manfaatnya di akar rumput. Harapan besar kini disematkan di pundak seluruh elemen masyarakat, semoga hasil tinjauan ini membawa Desa Mandong meraih predikat Juara Satu di tingkat Provinsi Jawa Tengah, serta menjadi inspirasi pembangunan bagi desa-desa lainnya.(YAN)

